♥
Catching Elephant is a theme by Andy Taylor
me: whether marriage was a terrible thing?
me2: hm i dont know..ive never been through it,how can i explain it..
me: me either.
Cintaku padamu berputar-putar di dua kata saja.
: Masih dan selalu.
Keduanya atau salah satu.
Tia Setiawati (via karenapuisiituindah)
Tia Setiawati (via karenapuisiituindah)
MENULISLAH!
Setiap hari kehidupan bercerita, tentang anak-anak, remaja, orang tua, laki-laki, perempuan, kebahagiaan, penderitaan, percintaan, perjuangan, harapan, keputusasaan, kemenangan, kekalahan, kemanusiaan, keadilan, kesewenang-wenangan, semuanya. Kehidupan tidak pernah berhenti bercerita, kehidupan adalah pencerita paling hebat di dunia, tidak pernah berhenti, tidak kenal waktu siang dan malam. Bahkan kehidupan juga bercerita tentang kematian.
Berjuta cerita, bahkan lebih, terjadi setiap harinya. Seringnya kita biarkan semua berlalu begitu saja. Padahal alat rekaman sudah ada dalam genggaman smartphone. Tapi tak satu pun kecuali foto-foto selfie atau semacamnya yang hanya mengikat momen dan eksistensi di dunia maya.
Banyak cerita kehidupan, hikmah dan inspirasi luput dari rekaman. Merekamnya, turut bercerita, dan membaginya dengan orang lain adalah kebaikan. Bahkan katanya diganjar dengan pahala yang tidak putus jika itu bernilai ilmu dan terus diceritakan.
Banyak cara orang merekam cerita kehidupan. Tapi sedikit orang yang melakukan. Cara yang paling legendaris adalah dengan menuliskannya.
Merekam dengan kamera atau voice recorder adalah cara mudah yang ditemukan baru-baru ini. Tidak semua orang fasih, bahkan repot katanya. Tapi menulis, cara ini telah dipakai sejak berabad-abad silam. Sedikit kita menemukan rekam visual dari masa lampau sebab dahulu belum ada teknologi secanggih kamera di smartphone kita. Tapi menulis, ini keahlian manusia sejak masa lampau. Tidak butuh teknologi macam-macam. Hanya bercerita lalu tuliskan di atas selembar kertas. Sederhana. Atau sekarang bisa dengan membuka notes dalam gadget nan canggih itu. Lalu tuliskan.Selama waktu terus berjalan, selama itu pula kehidupan terus bercerita. Hidup yang bermanfaat salah satunya dengan saling memberi pelajaran dan menyampaikan hikmah. Menulis adalah cara paling mudah untuk bermanfaat selain senyuman yang bernilai shaqadah.
Kalau pernah gagal, ceritakanlah sebab-sebabnya dan bagaimana caranya bangkit kembali. Agar orang-orang tidak terjerembab dalam lubang yang sama dan bangkit lebih cepat. Kalau pernah meraih sukses, ceritakanlah perjuangannya. Agar orang mengikuti jalan yang sama dan sukses lebih cepat. Kalau pernah bahagia, ajarkanlah orang-orang untuk bahagia. Kalau pernah dirundung duka, ajarkanlah tentang kesabaran.
Menulis, akan sulit jika dipikir sulit. Menulis, akan lama jika dipikir lama-lama. Orang menulis, ditulis dulu baru disunting. Bukan disunting dulu baru ditulis. Kadang kita terjebak dalam kerumitan pikiran kita sendiri hingga akhirnya kita menyerah pada sesuatu yang sebenarnya sederhana: menulis.
Menulislah!
Berceritalah sebagaimana kehidupan bercerita setiap harinya!Griya Nurul, 9 Juni 2015
Ketika rindu memenuhi hampir seluruh jiwa–
Sekali lagi kita tewas.
Ternyata,
menginginkan sungguh-sungguh sesuatu hal itu,
dalam saat kau tidak tahu apa ia benar tertulis untukmu;
Sakitnya mampu merobohkan segala tembok hati yang pernah kau bina kukuh sebelum ini.
Moga Tuhan benar memberikan apa yang terbaik;
Di saat kita acap kali keliru dan lelah dalam mentafsir pilihan dalam persimpangan hidup.
(via nurul-qalbi)
BOOM!!
A: "What is the point of fall in love with someone who will never catch you?"
B: "it's pointless." | "How come s/he can catch you when you fall, if s/he sees you as the invisible?"
A: "Well, you're right. It's impossible."
-DR-
anonymous
🤗 (at Yogyakarta)
Jangan tanya bagaimana cara meyakinkan diri sendiri perihal jodoh nanti.
Karena ketika waktunya tiba, hatimu lah yang akan tahu. Tuhan akan membantu hatimu untuk lebih condong pada jodohmu.
Because when the time is right, your heart will knows.
Tia Setiawati (via karenapuisiituindah)
Tuhan.
aku bersyukur. saat ini.
aku memiliki dan mencintai. pria.
aku bersyukur. saat ini.
walau pria ini selalu jauh dariku. aku selalu bisa tenang. mencintai dan merindukannya. memeluknya dalam doa.
aku bersyukur. saat ini.
pria ini adalah seorang chef. pekerjaan yang membuatku lega dan sadar. bahwa masih banyak pekerjaan yang lebih membahayakan dan mengkhawatirkan. tapi pria ini adalah chef.
aku bersyukur. saat ini.
pria ini bukanlah pekerja tambang yang harus menggantungkan nyawanya demi pekerjaannya.
aku bersyukur. pria ini adalag seorang chef.
‘aku mengutip ini setelah menonton film the 33’
dan aku bersyukur.
takdir
begini kah kau memperlakukan ku?
seperti ini kah kau membuatkan jalan bagiku?
apakah hanya aku saja yang terlalu menyudutkan mu, takdir?
mengapa kau terlalu begitu takdir? membuat ku selalu menginginkan cinta? terlalu banyak mencintai..
terlalu banyak meminta akan satu hal itu.. cinta..
takdir.
bisa kah kau merubah itu semua?
apakah aku yang memang seperti itu, bukan karena ulahmu tersebut.
takdir.
maafkan aku bila aku menyalahkanmu tanpa tahu menahu.
tapi takdir.. aku akan berusahq mengubahmu..
dalam doaku.. karena hanya doa saja yang bisa mengalahkan mu takdir..